Seperti yang kita ketahui bersama, Negara kita, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. 2/3 wilayahnegara kita adalah berupa lautan dengan sisanya berupa ribuan pulau yang saling sambung menyambung dari Sabang sampai Merauke. Kurang lebih jumlah pulau di negara kita sekitar 12.000 pulau. Sebelum kita membahas tentang proses terbentuknya pulau-pulau di negara kita tercinta, Indonesia. "Negeri 1000 pulau" atau yang sering kita sebut pula "Zamrut Khatulistiwa". Kita akan membahas terlebih dahulu evolusi bentuk permukaan bumi. Dalam perjalanan evolusinya, bentuk permukaan bumi selalu berubah-ubah. Hal itu disebabkan oleh berbagai peristiwa alam seperti gerakan pengankatan (orogenesa), gerakan pengikisan (erosi), dan kegiatan gunung api. Orogenesa mengakibatkan munculnya daratan-daratan baru yang berupa lapisan-lapisan tanah terlipat, miring, berbukit-bukit, atau kerut-kerut. Sementara erosi yang disebabkan oleh hujan, aliran sungai, hembusan angin, dan gletser bisa mengikis tanah daratan dan pegunungan-pegunungan yang sudah ada. Kekuatan alam semacam itu menggerakkan atau memindahkan berbagai macam batuan, kerikil, pasir, lumpur atau debu dari daerah yang lebih tinggi ke daerah yang lebih rendah. Sementara letusan gunung berapi bisa menyemburkan bebatuan, kerikil, lahar, laba dan abu ke daerah-daerah sekitarnya baik ke daratan rendah maupun laut.
Setelah kita mengetahui proses evolusi bentuk permukaan bumi, sekarang kita akan membahas bagaimana pulau-pulau di indonesia terbentuk. Pulau-pulau di Indonesia diperkirakan terbentuk pada zaman Tersier (65 - 1,7 juta tahun lalu), yang terbagi-bagi lagi menjadi zaman Miosen (12 juta tahun SM); Palaeosen ( 70 juta tahun SM); Eosen (30 juta tahun SM); Oligasen (25 juta tahun SM) dan selanjutnya. Namun demikian secara fisik kepulauan di Indonesia pada kala itu masih labil, sebagai akibat gerakan-gerakan bumi yaitu orogenesa. Orogenesa adalah gerakan pengangkatan dan penurunan, aktivitas gunung berapi, gempa bumi, erosi oleh aliran sungai, angin, hujan dan sebagainya. Orogenesa ini pada suatu saat , yaitu zaman tersier, mengakibatkan sebagian wilayah Indonesia diselimuti oleh laut.